ABOUT THE PROJECT

“Anak Sabiran, Di Balik Cahaya Gemerlapan” mencoba membaca gagasan pengarsipan filem yang ada di dalam pikiran Misbach Yusa Biran sebagai seorang tokoh yang menyerahkan seluruh hidupnya untuk mengawetkan wacana dan memaknainya kembali sebagai sumber sejarah perfileman Indonesia yang disimpannya di Sinematek Indonesia. Filem ini kemudian menelusuri jejak-jejak ‘pengetahuan’ dari Sang Arsip yang memutuskan berhenti menjadi sutradara dan memilih menjadi pengarsip filem. Melalui pemikirannya lahirlah Sinematek Indonesia yang menjadi pusat pengarsipan filem pertama dan terbesar di Asia Tenggara. Kehadiran Sinematek Indonesia tidak bisa dilihat hanya sebagai sebuah ruang penyimpanan artefak-artefak bersejarah, tetapi juga sebagai ruang pengawetan sejarah gagasan dan wacana sinema Indonesia. Namun situasi Sinematek Indonesia yang semakin memburuk telah mengancam artefak-artefak sejarah gagasan dan wacana kepada hal yang paling mengerikan dalam peradaban manusia, punahnya sejarah pengetahuan.

Produksi / Production:
Forum Lenteng

Sutradara / Director:
Hafiz Rancajale

Kamera / Camera:
Syaiful “Paul” Anwar

Most Recent Projects